Page Costumization

Tuesday, November 15

Journal 04 : Be Positive !


Satu hal yang harus diketahui bahwa jika saya telah menulis ini berarti saya telah melewati masa-masa sulit dan sekarang sedang bangkit menghadapinya.

Terkadang ketika manusia sedang menghadapi suatu masalah, ia akan sulit sekali untuk berpikir positif. Pikirannya seperti buntu. Ia menjadi cenderung tidak memperdulikan sekitarnya. Ia terkadang berpikir bahwa dirinya sangatlah rendah sehingga ia merasa tidak mampu untuk menghadapi masalah tersebut.

Sama halnya dengan yang saya alami.  Beberapa waktu lalu saya mengalami suatu keadaan yang membuat saya begitu ‘down’, suatu keadaan yang dapat dikatakan sangat kacau. Sebenarnya pada saat pertama kali mendapatkan masalah ini, pikiran saya masih bisa positif. Namun setelah beberapa hari kemudian barulah mulai keadaan tersebut. Keadaan ini tidak akan terjadi seandainya saya tidak terlalu memikirkannya dan masuk lebih jauh ke dalam masalah tersebut.  Bodohnya saya malah terus memikirkan hal itu yang akhirnya menimbulkan efek-efek samping seperti hilangnya semangat, tingginya rasa malas seperti malas melakukan apapun, malas bertemu orang, dan yang terparah sampai malas untuk makan. Hal-hal ini adalah contoh dari pikiran yang tidak positif.

Namun, untunglah saya belum sempat masuk sampai pada lubang yang paling dalam. Dengan berbagai cara saya lakukan untuk dapat mendapatkan solusi dan dapat kembali bangkit. Saya membaca beberapa buku, meminta pendapat orang lain dan meminta pertolongan TUHAN tentunya. Pada akhirnya saya menemukan solusi, lebih tepatnya sebuah keputusan dari masalah yang sempat membuat ‘down’ ini.

Setelah beberapa hari, walaupun efek-efek dari masalah itu masih belum sepenuhnya hilang, akhirnya saya dapat berpikiran positif kembali. Beberapa hal disekitar saya yang sebelumnya terlihat tetapi tidak begitu dipedulikan, sekarang setelah pikiran jernih hal tersebut malah terlihat berbeda dari sebelumnya. Memang terkadang saat kita sedang dalam masalah kita cenderung lebih banyak memikirkannya hanya dari satu sudut pandang saja, berbeda dengan saat pikiran kita jernih kita cenderung lebih banyak berpikir dari banyak sudut pandang.

Sekarang saya sadar, berpikiran positif jauh lebih baik daripada berpikir berlarut-larut dalam masalah yang hampir tidak memiliki sisi positif. Dengan berpikiran positif, pandangan kita akan terbuka lebih luas, tidak memandang suatu masalah hanya dari satu sisi saja, dan pada akhirnya kita lebih bahagia karena tidak dibebani oleh masalah tersebut. Hal ini tidak mudah dilakukan oleh beberapa orang karena suatu sebab seperti tidak percaya atau tidak mengerti, tetapi satu hal yang pasti yaitu jika kita sudah benar-benar putus asa, pikiran sudah sangat negatif tetapi kita tetap ingin keluar dari masalah tersebut cara terbaik menurut saya adalah carilah TUHAN dan mintalah pertolongan-Nya. Cara ini dapat membantu kita menemukan solusi masalah dan membantu kita untuk kembali berpikiran positif.

So, Be Positive !